




Palembang — Dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran serta memastikan kesiapan lulusan menghadapi tantangan industri global, Jurusan Teknik Mesin menyelenggarakan kegiatan Workshop dan Diseminasi Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada tanggal 28-29 Juli 2026 bertempat di Aula Jurusan Teknik Mesin Polsri.
Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini diikuti oleh jajaran pimpinan jurusan, tim pengembang kurikulum, serta seluruh dosen pengampu mata kuliah di lingkungan Jurusan Teknik Mesin Polsri.
Mengakselerasi Standar Kurikulum Berbasis Capaian
Penerapan pendekatan OBE telah menjadi standar utama dalam sistem pendidikan tinggi modern, khususnya pada disiplin ilmu teknik yang berorientasi pada akreditasi nasional maupun internasional (seperti IABEE). Dalam sambutannya saat membuka acara, Ketua Jurusan Teknik Mesin, Ir. Fenoria Putri, S.T., M.T. menekankan pentingnya pergeseran fokus pembelajaran dari isi materi (content-based) menjadi capaian pembelajaran (outcome-based).
“Melalui penyusunan RPS berbasis OBE ini, kita memastikan bahwa setiap mata kuliah memiliki keterukuran yang jelas terhadap Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Ini bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif, melainkan komitmen kita untuk melahirkan lulusan teknik mesin yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing,” ujar Ir. Fenoria Putri, S.T., M.T.
Tahapan Kegiatan: Pemetaan Hingga Penyelarasan Asesmen
Rangkaian workshop menghadirkan narasumber pakar kurikulum, Ir. Firdaus, S.T., M.T. dan Muhammad Rasid, S.T., M.T. yang memberikan pendampingan intensif kepada para peserta. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:
-
Penyelarasan CPL dan CPMK: Memastikan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dan Sub-CPMK terpetakan secara logis sesuai dengan profil lulusan.
-
Perancangan Asesmen Terukur: Menyusun rubrik penilaian yang objektif dan rasional untuk mengukur ketercapaian kompetensi mahasiswa.
-
Integrasi Metode Pembelajaran Aktif: Mengoptimalkan metode Project-Based Learning (PBL) dan Case-Based Learning (CBL) ke dalam struktur RPS.
Setelah pemaparan materi, para dosen berpartisipasi dalam sesi kerja mandiri (klinik RPS) untuk merevisi dan memperbarui RPS mata kuliah yang diampu masing-masing.
Diseminasi dan Penyelarasan Antar-Dosen
Pada sesi diseminasi, perwakilan Kelompok Bidang Keahlian (KBK) mempresentasikan draf RPS berbasis OBE yang telah disusun. Sesi ini menjadi wadah diskusi interaktif antar-dosen untuk saling memberikan masukan konstruktif, menyelaraskan alur materi antara mata kuliah prasyarat dan lanjutan, serta mencegah terjadinya tumpang tindih (overlapping) materi.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Jurusan Teknik Mesin menargetkan implementasi penuh RPS berbasis OBE pada semester mendatang. Langkah strategis ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses belajar-mengajar secara berkelanjutan sekaligus memperkuat akreditasi program studi ke depan.